Aku minta kepada Allah setangkai bunga segar, DIA beri aku kaktus berduri. Ku minta pada Allah hewan mungil nan cantik, DIA beri aku ulat bulu. Ku sempat sedih , kecewa dan protes, betapa tidak adilnya ini... namun kemudian .... kaktus itu berbunga, sangat indah sekali, dan ulatpun tumbuh menjadi kupu-kupu yang teramat cantik... itulah jalan dari Nya INDAH PADA WAKTUNYA... DIA tidak memberi apa yang kita harapkan tetapi memberi apa yang kita perlukan.. walau kadang sedih,kecewa, terluka.. TAPI JAUH DI ATAS SEGALANYA ADALAH... bahwa DIA merajut yang terbaik untuk kita...- Anonim -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Kutemukan sebuah dunia kata di salah satu tapak kehidupanku. Awalnya aku kira dunia itu berisi kata-kata imajinatif, angan-angan, dongeng, fiksi. Namun, semakin dalam aku terjerumus. Kutemukan jiwa di balik kata-kata yang berderet, jiwa yang benar-benar nyata. Jiwa yang berasal dari hati. Aku takjub saat kata-kata itu mengeluarkan senyum, tangis, amarah, tawa, kesakitan. Tak jarang aku turut hanyut dalam aliran emosinya. Amazing!! Kembali aku memekik “Great!!” Saat kata-kata itu membangkitkan kata-kata yang lain, kata-kata yang ikut merasakan, membalas dengan semangat, pelukan, keramaian, canda. Kehangatan. Ya, kehangatan benar-benar terpancar dan mengalir dari barisan kata. Bahkan seringkali aku tak sanggup menampung alirannya yang membanjir. Inilah dunia kataku, tempat sebagian hatiku tertambat. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ![]() Dapatkan Mesej Bergambar di Sini
| |||||||||||||||







